PADANG – Puskesmas di Sumbar kekurangan tenaga kesehatan masih ditemukan di sejumlah daerah. Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat mencatat delapan Puskesmas membutuhkan tambahan tenaga agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.
Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Aklima menyampaikan bahwa kekurangan tersebut tersebar di empat kabupaten. Namun, secara umum sebagian besar Puskesmas yang tersebar di 19 kabupaten dan kota di Sumatera Barat telah memiliki tenaga kesehatan yang lebih memadai.
Kondisi delapan Puskesmas tersebut tetap menjadi perhatian karena kelengkapan tenaga kesehatan berpengaruh terhadap kemampuan fasilitas kesehatan tingkat pertama dalam memberikan pelayanan.
Delapan Puskesmas Tersebar di Empat Kabupaten
Delapan Puskesmas yang membutuhkan tambahan tenaga kesehatan tidak berada dalam satu wilayah.
Berdasarkan keterangan Dinkes Sumbar, tiga Puskesmas berada di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Kemudian, tiga Puskesmas lainnya berada di Kabupaten Solok.
Sementara itu, Kabupaten Lima Puluh Kota memiliki satu Puskesmas yang masih membutuhkan tambahan tenaga. Kondisi serupa terdapat pada satu Puskesmas di Kabupaten Pesisir Selatan.
Dengan demikian, rinciannya adalah:
- Kepulauan Mentawai: 3 Puskesmas
- Kabupaten Solok: 3 Puskesmas
- Lima Puluh Kota: 1 Puskesmas
- Pesisir Selatan: 1 Puskesmas
Totalnya mencapai delapan Puskesmas.
Kelengkapan Tenaga Kesehatan Jadi Perhatian
Persoalan Puskesmas di Sumbar kekurangan tenaga kesehatan berkaitan dengan kelengkapan sumber daya manusia yang dibutuhkan untuk menjalankan pelayanan.
Menurut Aklima, Puskesmas tersebut belum sepenuhnya mempunyai komposisi tenaga kesehatan yang lengkap sesuai standar pelayanan. Kebutuhannya dapat mencakup dokter, dokter gigi, perawat, bidan, tenaga farmasi, ahli gizi, hingga tenaga laboratorium medis.
Oleh karena itu, pemenuhan tenaga kesehatan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan di tingkat Puskesmas.
Tenaga dengan kompetensi yang berbeda memiliki peran masing-masing. Kelengkapan tersebut memungkinkan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan primer yang lebih komprehensif.
Mentawai Hadapi Tantangan Pemenuhan SDM
Kepulauan Mentawai menjadi salah satu wilayah yang menghadapi tantangan dalam pemenuhan tenaga kesehatan.
Data sistem perencanaan tenaga kesehatan Kementerian Kesehatan yang saat ini ditampilkan untuk Kepulauan Mentawai juga menunjukkan masih adanya kekurangan beberapa jenis SDM untuk memenuhi standar kriteria Puskesmas. Di antaranya terdapat kebutuhan dokter serta sejumlah jenis tenaga pendukung lainnya.
Selain itu, karakter geografis kepulauan dapat menjadi salah satu konteks penting dalam pemerataan pelayanan kesehatan.
Karena itu, distribusi tenaga kesehatan tidak hanya berkaitan dengan jumlah. Penempatan SDM sesuai kebutuhan setiap wilayah juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan.
Sebagian Besar Puskesmas Sumbar Sudah Terpenuhi
Meski delapan Puskesmas masih membutuhkan tambahan SDM, kondisi tersebut tidak menggambarkan seluruh fasilitas kesehatan tingkat pertama di Sumatera Barat.
Dinkes Sumbar menyatakan bahwa secara umum ratusan Puskesmas yang tersebar di 19 kabupaten dan kota telah terpenuhi kebutuhan tenaga kesehatannya.
Dengan demikian, persoalan yang tersisa lebih berfokus pada pemerataan dan pemenuhan kebutuhan di fasilitas tertentu.
Pemerataan penting agar masyarakat memperoleh akses pelayanan yang memadai, termasuk mereka yang tinggal jauh dari pusat perkotaan.
Kekurangan Dokter Spesialis di RSUD Juga Disorot
Persoalan tenaga kesehatan di Sumbar tidak hanya terjadi pada Puskesmas.
Dinkes Sumbar turut menyoroti kelengkapan dokter spesialis di rumah sakit umum daerah. Berdasarkan keterangan Aklima, 16 dari 25 RSUD telah mempunyai kelengkapan tujuh jenis dokter spesialis.
Artinya, masih terdapat sejumlah rumah sakit yang belum memenuhi kelengkapan tersebut.
Beberapa fasilitas yang disebut masih membutuhkan penguatan dokter spesialis antara lain RSUD Tapan, RSUD Ahmad Syafii Maarif, RSUD Kamang Baru, RSUD Tuanku Rao, RSUD Kepulauan Mentawai, RSUD Sungai Rumbai, RSUD Batang Sangir, RSUD Pasaman Barat, RSUD Serambi Madinah, dan RSUD dr. Sadikin.
Pemerataan Tenaga Kesehatan Penting bagi Pelayanan
Pemenuhan tenaga kesehatan merupakan bagian penting dalam menjaga pelayanan Puskesmas.
Masyarakat membutuhkan berbagai jenis pelayanan, mulai dari pemeriksaan umum hingga pelayanan kesehatan ibu dan anak. Selain itu, Puskesmas berperan dalam imunisasi, pelayanan gizi, farmasi, laboratorium, serta program pencegahan penyakit.
Karena itu, kekurangan salah satu jenis tenaga dapat memengaruhi kelengkapan pelayanan yang tersedia.
Penambahan dan pemerataan SDM kesehatan menjadi penting, khususnya pada wilayah yang masih mengalami kekurangan.
Dengan pemenuhan tersebut, delapan Puskesmas di Sumbar yang kekurangan tenaga kesehatan diharapkan dapat semakin optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
